Minggu, 03 Januari 2010

Final Exam I Have No Preparation


Tanggal 4 sudah ujian akhir. Aku bingung. Nyatanya aku belum mempersiapkan apapun kecuali satu hal: kartu ujian.

Ya Tuhan, jadwal ujian saja aku nggak punya, ujian sampai tanggal berapa juga aku nggak tahu. Aku merasa nggak berdaya sekarang, kenapa ya aku jadi begini... Harusnya aku itu nggak sebodoh sekarang. Mungkin aku nggak cocok berada di tempat ini.

Tapi toh aku nggak bisa memilih jalan lain juga karena aku sudah melangkah terlalu jauh sekarang. Aku nggak punya pilihan untuk kembali, yang bisa kulakukan hanyalah berjalan terus kedepan.

Aku harus terus berjalan, bagaimanapun pelannya. Aku hanya perlu untuk terus mempercepat langkahku perlahan-lahan sampai saat aku sadar dan menoleh ke belakang, aku sudah melangkah jauh. Dan saat aku menyadari, aku sudah tidak lagi berjalan pelan dan ragu, tapi aku sudah berlari...

Sahabatku pernah berkata bahwa belajar itu bukan tentang kecepatan, tapi tentang percepatan.

Mungkin ini adalah jalan yang salah menurutku, tapi aku nggak perlu berbelok arah dan mencari jalan lain, aku hanya perlu menelusuri jalan itu, karena kita nggak pernah tahu apa yang menanti kita di ujung sana.

Karena semua ini adalah bagian dari rencana Tuhan. Sebuah Master Plan. Kita hanyalah setitik kecil di dunia yang begitu besar ini.

Oke, aku harus mendapatkan nilai bagus untuk ujianku. Bukan agar orang lain menilaiku pandai, atau agar transkripku bebas dari nilai C, tapi lebih dari itu, karena itu adalah kewajiban dan tanggung jawabku karena telah mengambil semua pilihan itu.

0 komentar:

Posting Komentar