Hari ini dikasih job aneh. Fero 'Ndandong' si kordoswal yang ngasih tugas itu ke aku... Lalu kenapa ke aku? Katanya karena aku yang pandai memalsu tandatangan anak-anak. Oh my God!
Jadi ceritanya begini. Semua orang pulang ke kampung halamannya masing-masing. Yang tersisa di Semarang hanyalah orang-orang asli Semarang dan orang-orang sok sibuk yang ada tugas organisasi atau ada kepentingan lain. Jarang sekali ada yang sengaja pulang ke Semarang untuk mengisi KRS. Bahkan mungkin ada yang sampai sekarang belum pernah mengisi KRS sendiri. Payah, mau jadi apa bangsa ini kalau setiap mahasiswanya adalah mahasiswa titip: titip KRS, titip absen, titip fotokopi, dan lain-lain.
Karena pada jauh dari Semarang makanya semuanya menitipkannya pada kordoswal (terutama untuk 2171). Tapi semester ini membuat semua orang bingung. Kurang banget koordinasi dari penitip KRS dan yang dititipi. Hey, kamu yang tahu tentang apa-apa yang ada hubungannya dengan mata kuliah yang sudah kamu ambil, yang belum kamu ambil, yang mau kamu ambil, maupun yang sudah pernah kamu ambil dan nggak puas akan nilainya. Kenapa harus yang disini yang ikut pusing memikirkan bagaimana jadwalmu berbentrokan dengan jadwalmu yang lain, atau apakah jadwalmu cukup banyak diminati teman-temanmu yang lain.
Terlepas dari semua hal mengenai bagaiman KRS mu diisi, yang lebih penting lagi adalah tandatanganmu. Hey, kamu kan nggak ada, lalu siapa yang mengisi tandatanganmu?
Ndandong mengirimiku berbendel-bendel kertas baik manual taupun online yang harus kutandatangani--atau lebih tepatnya harus kutandatangani dengan tandatangan orang lain. Wah aku berdosa sekali melakukan pekerjaan kotor ini. Bingung juga meniru tandatangan orang-orang yang aneh-aneh. Ada yang tandatangannya kayak anak TK, ada yang ada lambang paranadanya, ada yang penuh garis diagonal, ada yang bertumpuk-tumpuk, ada yang seperti benang kusut, ada yang girlie seolah-olah pemiliknya akan dianggap gaul kalau tandatangannya segaul itu. Semuanya kulakukan dengan ikhlas, kalau ada yang nggak suka hasilnya, silahkan print sendiri KRS mu dan tandatangani sendiri. Oke, aku nggak suka pekerjaan kotor itu, tapi demi membantu saudara satu doswal ya nggak apa-apalah. Itung-itung beramal.
Bagiku melakukan itu semua seperti menggambar, menggambar garis-garis atau lengkung-lengkung. Sedikit mengasyikkan tapi membuatku gemetaran, karena hasilnya nggak pernah seperti aslinya. Karena tiap orang punya penekanan dan ciri khas sendiri dalam memakai alat tulis. Oh ya, tadi aku sempat salah menempatkan tandatangan(ku) di KRS manual salah seorang temanku. Aku malah tandatangan di tempat Pak Sri harusnya tandatangan. Oh tidak! Segera ku tip ex seolah-olah nggak terjadi apa-apa.
Semoga anak-anak mulai menyadari pentingnya arti tandatangan itu sendiri. Tandatangan itu bukan sekedar coretan untaian namamu. Lebih dari itu, itu adalah tentang kepedulianmu akan dirimu, tentang kepedulianmu terhadap orang lain, dan juga bahkan tentang sesuatu hal yang hubungannya dengan orang banyak--apabila kamu sudah menjadi orang nantinya.


0 komentar:
Posting Komentar